Mimpi
Jadi Dokter, Guru, hingga Pilot! Begini Semarak Sumpah Pemuda di SMPN 3 Cibadak
Oleh:
Guru Ataya (Iwan Sumantri)
Ada
pemandangan yang berbeda pada Rabu, 28 Oktober 2026. Seluruh siswa kelas VII,
VIII, dan IX hadir dengan mengenakan kostum sesuai cita-cita masing-masing.
Sekolah pun seolah berubah menjadi panggung masa depan, tempat mimpi-mimpi anak
muda mulai diperkenalkan kepada dunia.
Apel
Pagi, Meneguhkan Semangat Sumpah Pemuda
Rangkaian
kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti seluruh warga sekolah. Kepala
SMPN 3 Cibadak, Bapak Subhan Taopik, S.Pd., M.Pd., bertindak sebagai pembina
apel.
Momentum
ini menjadi pengingat bahwa semangat Sumpah Pemuda bukan hanya cerita masa lalu
yang dibacakan setiap tanggal 28 Oktober. Sumpah Pemuda adalah warisan nilai
persatuan, semangat perjuangan, dan tekad untuk membangun Indonesia yang lebih
baik.
Bagi para siswa, peringatan ini juga menjadi kesempatan untuk memahami bahwa mereka merupakan bagian penting dari generasi penerus bangsa. Mereka bukan hanya belajar di ruang kelas, tetapi sedang mempersiapkan diri untuk mengambil peran dalam kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara.
Parade
Kostum Cita-Cita: Ketika Mimpi Berjalan di Depan Mata
Inilah
salah satu kegiatan yang membuat peringatan Sumpah Pemuda di SMPN 3 Cibadak
terasa berbeda.
Setelah
apel pagi, para siswa tampil mengenakan kostum yang menggambarkan profesi
impian mereka. Ada yang berpenampilan seperti guru, tentara, dokter, atlet,
pilot, polisi, pengusaha, ustaz, pramugari, pegawai tambang, suster, bidan, dan
beragam profesi lainnya.
Setiap
kostum seolah membawa sebuah cerita. Ada mimpi untuk mendidik generasi bangsa,
menyelamatkan nyawa, menjaga keamanan negara, mengharumkan nama Indonesia
melalui olahraga, hingga membangun perekonomian dan memberikan pelayanan kepada
masyarakat.
Parade
ini bukan sekadar ajang mengenakan pakaian profesi. Lebih dari itu, kegiatan
tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk mengenali potensi diri, mengungkapkan
harapan, dan berani menunjukkan cita-cita mereka.
Bayangkan,
hari ini mereka masih duduk di bangku SMP. Namun, siapa tahu beberapa tahun
mendatang, salah seorang di antara mereka benar-benar menjadi dokter yang
menyelamatkan banyak nyawa, guru yang mencerdaskan bangsa, pilot yang
menjelajahi dunia, atau atlet yang mengibarkan Merah Putih di panggung
internasional.
![]() |
| Ekspresi Para Guru Laki-laki di Kegiatan Peringatan Hari Sumpah Pemuda |









