Senin
Juara Bukan Hanya Milik Siswa! Guru Ataya Buktikan Guru Juga Bisa Berprestasi
Nasional
Oleh:
Guru Ataya (Iwan Sumantri)
Namun,
ada sesuatu yang berbeda pada upacara Senin kali ini. Ada momen istimewa yang
membuat hati Guru Ataya berbunga-bunga. Program Senin Juara yang
biasanya menjadi panggung apresiasi bagi siswa-siswi berprestasi, kali ini
memberikan ruang penghargaan kepada seorang guru.
Ya,
kali ini nama Guru Ataya, Iwan Sumantri, ikut disebut sebagai penerima
apresiasi prestasi.
Bukan
karena prestasi di bidang olahraga, bukan pula karena memenangkan perlombaan
akademik, melainkan karena berhasil meraih Juara 1 Lomba Menulis di Blog Tingkat
Nasional Tahun 2026.
Alhamdulillah,
sebuah kebahagiaan sekaligus kebanggaan yang sulit diungkapkan dengan
kata-kata.
![]() |
| Penyerahan Piala Oleh Wakasek Sapras SMPN 3 Cibadak Mewakili Kepala Sekolah |
Dari
Ruang Kelas Menuju Panggung Nasional
Sebagai
guru Matematika di SMPN 3 Cibadak, keseharian Guru Ataya tidak pernah jauh dari
angka, rumus, bangun geometri, dan berbagai persoalan matematika yang harus
diselesaikan bersama siswa.
Namun,
di luar aktivitas mengajar, ada satu kegiatan yang terus Guru Ataya tekuni,
yaitu menulis di blog pribadi, www.guruataya.com.
Bagi Guru
Ataya, blog bukan sekadar tempat menyimpan tulisan. Blog adalah ruang berbagi,
tempat menuangkan gagasan, mendokumentasikan kegiatan, menyampaikan pengalaman,
sekaligus menebarkan inspirasi.
Kebiasaan
menulis ini sudah Guru Ataya mulai sejak tahun 2018. Berbagai pengalaman
sebagai guru, kegiatan sekolah, dunia pendidikan, teknologi pembelajaran,
hingga cerita kehidupan Guru Ataya abadikan dalam tulisan.
Ketika
ada kesempatan mengikuti Lomba Menulis di Blog Tingkat Nasional dalam rangka
memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Guru Ataya pun mencoba
mengambil bagian.
Perlombaan
yang berlangsung mulai 17 Agustus sampai 17 Oktober 2026 ini menjadi tantangan
tersendiri. Selama dua bulan penuh, para peserta ditantang untuk konsisten
menghasilkan tulisan setiap hari.
Dua
bulan bukan waktu yang sebentar. Ada ide yang harus dicari, peristiwa yang
harus diabadikan, kalimat yang harus dirangkai, dan tentu saja ada rasa lelah
yang sesekali datang menghampiri.
Tetapi
Guru Ataya percaya, menulis bukan hanya tentang menyelesaikan sebuah
perlombaan. Menulis adalah tentang menjaga semangat berbagi agar tidak pernah
berhenti.
![]() |
| Senin Juara Bersama Siswa Berprestasi Dan Guru Berprestasi SMPN 3 Cibadak |


.jpeg)
.jpeg)







