Dari Blog Pribadi Menjadi Juara Nasional: Hadiah Terindah dari Perjuangan Menulis
Oleh:
Guru Ataya (Iwan sumantri)
TERIMA
KASIH, KELUARGA BESAR SMPN 3 CIBADAK!
Ada
kebahagiaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Bukan semata-mata karena
sebuah piala berhasil dibawa pulang, melainkan karena perjalanan panjang yang
penuh perjuangan akhirnya berbuah manis.
Kamis,
29 Oktober 2026, menjadi salah satu hari berharga dalam perjalanan saya sebagai
seorang guru. Saya mendapatkan undangan untuk mengikuti seminar sekaligus
menghadiri penerimaan penghargaan Lomba Blog Nasional di Jakarta International
Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Kegiatan tersebut berlangsung
bersamaan dengan pembukaan pameran Indocomtech 2026, ajang pameran teknologi
informasi, gadget, dan teknologi konsumen yang memasuki penyelenggaraan ke-32.
Bagi
saya, perjalanan ke Jakarta kali ini bukan sekadar menghadiri seminar atau
menerima penghargaan. Ada kebahagiaan tersendiri ketika hasil dari perjuangan
menulis selama dua bulan akhirnya mendapatkan apresiasi di tingkat nasional.
Ya,
saya berhasil meraih Juara 1 Lomba Blog Nasional melalui blog pribadi
yang selama ini saya kelola, Guru Ataya di www.guruataya.com.
Sebuah
pencapaian yang patut disyukuri. Namun, lebih dari itu, kemenangan ini
mengingatkan saya bahwa setiap perjuangan yang dilakukan dengan tekun, disertai
doa dan semangat berbagi, insyaallah akan menemukan jalannya sendiri.
Dua
Bulan Menulis, Berjuta Makna
Perjalanan
menuju kemenangan ini tidak terjadi dalam semalam.
Sejak
17 Agustus hingga 17 Oktober 2026, saya mengikuti lomba menulis blog dengan
penuh semangat. Hari demi hari, tulisan demi tulisan, saya berusaha
menghadirkan artikel yang tidak hanya memenuhi tantangan lomba, tetapi juga
memberikan manfaat bagi pembaca.
Ada
ide yang harus dirangkai, peristiwa yang perlu diabadikan, informasi yang harus
dibagikan, dan pengalaman yang layak dijadikan pembelajaran. Semua itu menjadi
bahan bakar untuk terus menulis di tengah kesibukan sebagai guru Matematika di
SMPN 3 Cibadak, Kabupaten Sukabumi.
Menulis
bagi saya bukan sekadar merangkai huruf menjadi kalimat. Menulis adalah cara
berbagi ilmu, mendokumentasikan pengalaman, menyebarkan inspirasi, dan
meninggalkan jejak kebaikan.
Melalui
Blog Guru Ataya, saya ingin menunjukkan bahwa seorang guru tidak harus berhenti
berkarya ketika bel pulang sekolah berbunyi. Ruang kelas memang menjadi tempat
utama untuk mendidik, tetapi dunia digital membuka kesempatan lebih luas untuk
berbagi pengetahuan dan inspirasi.
Dua
bulan mengikuti lomba akhirnya terbayar lunas dengan raihan Juara 1. Sebuah
penghargaan yang membahagiakan sekaligus menjadi pengingat bahwa konsistensi
merupakan salah satu kunci untuk meraih hasil terbaik.
Ternyata,
tulisan yang lahir dari ketekunan dapat melangkah lebih jauh daripada yang
pernah kita bayangkan.









